Cek Kesiapan Pilkada 2020, DPRD Jatim Datangi Bawaslu Banyuwangi

Cek Kesiapan Pilkada 2020, DPRD Jatim Datangi Bawaslu Banyuwangi Cek Kesiapan Pilkada 2020, DPRD Jatim Datangi Bawaslu Banyuwangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Banyuwangi, Jumat (2/10/2020).  Bawaslu Banyuwangi

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Banyuwangi, Jumat (2/10/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka Reses masa persidangan I Tahun Sidang 2020-2021, sekaligus untuk melakukan pengecekan kesiapan Bawaslu Kabupaten Banyuwangi dalam mengawal pemilihan kepala daerah di  Kabupaten Banyuwangi.

Kedatangan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur bersama rombongan tersebut disambut oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Hamim. Dalam paparannya, Hamim menyampaikan kesiapan pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Banyuwangi mulai awal tahapan hingga kini. 

"Saat ini Bawaslu Kabupaten Banyuwangi sedang melakukan perekrutan Pengawas TPS sebanyak 3.745 orang. Disamping itu Bawaslu sedang menyusun Pokja Pencegahan Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan  Covid-19 pada Pilkada Tahun 2020 bersama Polresta, Satgas Covid-19, Satpol PP, Kejaksaan Negeri, dan TNI di Banyuwangi", jelasnya.

Hamim menambahkan, Bawaslu Kabupaten Bayuwangi juga telah menginisiasi diselenggarakannya Deklarasi Pilkada sehat dan jurdil yang menghadirkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Partai Politik pengusung Pasangan Calon, Kapolresta, Dandim 0825, Danlanal, Kejaksaan, Satpol PP, dan Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi pekan lalu. 

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Istu Hari Subagio, mengapresiasi terhadap kinerja Bawaslu Banyuwangi selama ini. Ia pun berharap pelaksanaan Pilkada di Banyuwangi dapat berjalan dengan baik. Gelaran Pesta demokrasi yang semakin baik tanpa money politik sehingga bisa melahirkan pemimpin berkualitas dan berintegritas. Terlebih dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam Pilkada dimasa pandemi ini.

"Bawaslu harus menunjukkan netralitasnya dalam mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing Pasangan Calon. Serta dapat melakukan penanganan pelanggaran secara adil dan tegas dalam menegakkan peraturan perundang-undangan, karena dalam Pilkada 2020 ini Penyelenggara Pemilu khususnya Bawaslu harus kerja ekstra untuk menjaga kepercayaan masyarakat" ujarnya.

Sementara, Ubaidillah, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur juga menyampaikan bahwa perekrutan PTPS harus sportif karena PTPS adalah garda terdepan dalam mengawal pemungutan suara.

Kunjungan kerja ini adalah bagian dari fungsi pengawasan dari Komisi A DPRD Provinsi agar pelaksanaan Pilkada serentak se- Jawa Timur dipastikan berjalan baik, aman, tertib, akuntabel dan berkualitas. ( humas).