Lompat ke isi utama

Berita

Anak Muda Jadi Garda Pengawas Demokrasi Partisipatif

#

Luqman Wahyudi - Anggota Bawaslu Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi - Kamis, 20 Mei 2026, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di SMK PGRI 2 Giri Banyuwangi guna mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Kegiatan tersebut menekankan bahwa anak muda tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas partisipatif dalam setiap tahapan pemilu.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Luqman Wahyudi, menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam mengawal demokrasi agar tetap berjalan sesuai prinsip kejujuran dan keadilan.

“Anak muda bukan hanya pemilih, tetapi juga pengawal demokrasi yang jujur dan adil. Keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif menjadi kekuatan penting untuk mencegah pelanggaran pemilu,” ujar Luqman Wahyudi.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya sikap kritis, aktif, dan berani melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan di lingkungan sekitar. Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran politik generasi muda sejak dini sekaligus memperkuat budaya demokrasi yang sehat.

Bawaslu Kabupaten Banyuwangi berharap melalui penguatan pengawasan partisipatif, generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang turut menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Banyuwangi.

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi