Bawaslu Banyuwangi Ajak Pelajar Jadi Pemilih Cerdas dan Berintegritas
|
Banyuwangi - Bawaslu Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat peran generasi muda dalam pendidikan demokrasi melalui kegiatan konsolidasi dan sosialisasi di SMKN 2 Tegalsari Banyuwangi pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Banyuwangi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar dan pemilih pemula.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Banyuwangi, Untung Apriliyanto, menyampaikan bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga menentukan arah masa depan bangsa.
“Sebagai generasi muda, kita memiliki peran besar dalam menentukan arah Indonesia. Hari ini lebih dari separuh pemilih berasal dari kalangan anak muda. Bahkan pada Pemilu 2029 jumlah pemilih produktif diperkirakan mencapai 50 hingga 60 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilu bukan sekadar memilih presiden, melainkan memilih masa depan. Menurutnya, pemimpin yang baik lahir dari pilihan rakyat yang cerdas dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diajak untuk lebih bijak dalam menerima informasi di era digital serta mampu melawan penyebaran hoaks yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi.
Menuju Indonesia Emas 2045, Bawaslu Banyuwangi berharap generasi muda mampu menjadi pemilih pemula yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi