Bawaslu Banyuwangi Ajak Pelajar Sekolah Rakyat Jadi Pemilih Cerdas, Generasi Muda Penentu Masa Depan Demokrasi
|
Banyuwangi - Membangun demokrasi yang berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan penyelenggara pemilu. Kesadaran dan keterlibatan generasi muda juga menjadi kunci penting dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi jenjang SMA, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus ajakan bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia demokrasi dan memahami arti penting peran mereka sebagai pemilih pemula. Sebab, generasi muda bukan sekadar objek dalam setiap kontestasi politik, melainkan bagian penting yang memiliki kekuatan untuk menentukan masa depan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Untung Apriliyanto dan Khomisa Kurnia Indra, hadir memberikan pemahaman mengenai kepemiluan, khususnya terkait hak dan kewajiban sebagai pemilih. Para pelajar diajak memahami bahwa menggunakan hak pilih bukan hanya sebatas datang ke tempat pemungutan suara, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan demokrasi.
Edukasi ini sekaligus menekankan pentingnya membangun kesadaran politik sejak dini. Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk mengenali informasi, bersikap kritis terhadap berbagai isu politik, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang dapat menyesatkan.
Pemilih pemula diharapkan mampu menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang rasional, mengenali rekam jejak dan gagasan calon, serta menjadikan integritas sebagai landasan dalam menentukan pilihan.
Melalui Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Banyuwangi ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga demokrasi bukan semata-mata tugas penyelenggara pemilu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Harapannya, para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi tidak hanya menjadi generasi yang memahami hak pilihnya, tetapi juga tumbuh sebagai pemilih yang cerdas, kritis, berani bersikap, dan berintegritas.
Karena masa depan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh seberapa cerdas pemilih menentukan pilihannya.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi