Bawaslu Banyuwangi Edukasi Pemilih Pemula melalui Konsolidasi Demokrasi di SMK Nurut Taqwa
|
Banyuwangi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan konsolidasi demokrasi melalui sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula di SMK Nurut Taqwa, Desa Balak, Dusun Cempaka, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Kordiv PP dan Datin) Bawaslu Banyuwangi, Untung Apriliyanto. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pemilih pemula merupakan warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau lebih pada hari pemungutan suara, atau sudah menikah, sehingga memiliki hak pilih dalam pemilu.
Untung juga memaparkan karakteristik perilaku pemilih pemula, di antaranya pendekatan sosiologis, yakni pemilih yang cenderung mengikuti pilihan orang tua atau lingkungan; pendekatan psikologis yang dipengaruhi figur atau kharisma kandidat; serta pemilih rasional yang menentukan pilihan berdasarkan program, visi, misi, dan isu yang ditawarkan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi. Para siswa diajak untuk menghindari sikap pragmatis, apriori, apatis, dan ignorant, serta bersikap dewasa dalam berpolitik dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati.
Selain itu, pemilih pemula juga didorong untuk aktif mengawasi setiap tahapan pemilu, membangun gerakan partisipasi publik, serta lebih fokus pada gagasan, visi, dan misi kandidat. Mereka juga diingatkan untuk menelusuri rekam jejak kandidat, menangkal hoaks dan propaganda, serta menolak praktik politik uang.
Sebagai bagian dari pengawasan partisipatif, pemilih pemula diharapkan berani memberikan informasi awal maupun melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. “Kawal investasi suaramu, bukan menyerang lawanmu,” pesan Untung kepada para peserta.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Banyuwangi berharap pemilih pemula dapat menjadi agen pengawasan yang aktif dan berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi