Lompat ke isi utama

Berita

Kebersamaan dan Dedikasi: Kehumasan Bawaslu Banyuwangi Tunjukkan Hasil 2025

#

di Gedung C Bawaslu RI, Jalan K.H. Wahid Hasyim Nomor 51, Gondangdia, Jakarta Pusat

Banyuwangi – Bawaslu Kabupaten Banyuwangi melaksanakan pengantaran Laporan Akhir Kehumasan Tahun 2025 ke Bawaslu Republik Indonesia pada Rabu, 18 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung C Bawaslu RI, Jalan K.H. Wahid Hasyim Nomor 51, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Pengantaran laporan ini diikuti oleh perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang membidangi kehumasan, terdiri atas Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Kepala Subbagian (Kasubag), serta staf kehumasan.

Dalam kegiatan tersebut, Dwi Endah Prasetyowati, selaku pengampu Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur, menyampaikan bahwa sejak awal tahun 2025 seluruh jajaran kehumasan telah bersepakat untuk menyusun dua jenis program kerja, yakni program kerja bersama dan program kerja mandiri. Program kerja bersama dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi pascapandemi serta diselaraskan dengan kebutuhan dan situasi di masing-masing daerah.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, jajaran kehumasan tetap berupaya memberikan hasil yang maksimal kepada masyarakat. Program-program yang disusun dan dilaksanakan bersama menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan berkontribusi.

Dalam pelaksanaannya, berbagai tantangan turut dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia. Namun demikian, aktivitas kelembagaan tetap berjalan dengan baik. Kegiatan tetap terlaksana dan koordinasi rutin melalui pertemuan mingguan terus dilakukan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan rencana.

Dwi Endah juga mengapresiasi tingginya partisipasi dan keaktifan peserta dalam setiap diskusi, dengan tingkat keterlibatan mencapai sekitar 90 persen, baik dari unsur pimpinan, koordinator divisi, ketua, hingga CPNS. Menurutnya, penguatan kelembagaan tidak dapat bertumpu pada satu atau dua orang, melainkan membutuhkan sistem pendukung yang kuat dari seluruh unsur.

Ia menegaskan bahwa dukungan staf dan pimpinan merupakan kekuatan utama dalam menjalankan fungsi kehumasan. Kehumasan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus saling mendukung dan menguatkan, karena citra kelembagaan merupakan tanggung jawab bersama.

Laporan akhir kehumasan ini menjadi gambaran atas seluruh proses yang telah dilalui sepanjang tahun 2025. Hal-hal positif diharapkan dapat terus dipertahankan, sementara kekurangan dan kelemahan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Ia juga berharap adanya saran dan rekomendasi yang konstruktif agar kebijakan kehumasan di tingkat provinsi maupun daerah semakin baik dan berdampak positif.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa kerja kehumasan berlangsung setiap waktu, tidak hanya pada saat tahapan pemilu. Di luar tahapan, tugas utama kehumasan tetap berjalan, khususnya dalam menjaga kepercayaan publik dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Salah satu tantangan besar yang terus dihadapi adalah isu hoaks yang dapat muncul kapan saja, sehingga upaya pencegahan dan edukasi publik perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan regulasi dan pola kerja yang jelas.

Kegiatan pengantaran Laporan Akhir Kehumasan Tahun 2025 ini ditutup dengan ucapan terima kasih atas kebersamaan, kerja keras, dan dedikasi seluruh jajaran kehumasan. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, diharapkan kehumasan Bawaslu semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga dan masyarakat.

 

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi