Bawaslu Banyuwangi Ajak Mahasiswa Siap Bersaing di Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tingkat Nasional
|
Banyuwangi - Bawaslu Kabupaten Banyuwangi terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam penguatan demokrasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI, Senin (6/7/2026).
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Untung Apriliyanto, hadir langsung di lingkungan kampus untuk mengajak mahasiswa berpartisipasi dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut. Sosialisasi kali ini menyasar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.
Untung menyampaikan bahwa kompetisi debat bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai kepemiluan, penegakan hukum, serta nilai-nilai demokrasi yang berintegritas.
"Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi berbasis regulasi, serta menghadirkan gagasan yang konstruktif dalam memperkuat sistem demokrasi di Indonesia," ujarnya.
Bawaslu Kabupaten Banyuwangi berharap mahasiswa Banyuwangi tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Semangat intelektual dan kepedulian terhadap demokrasi dinilai menjadi modal penting dalam mencetak generasi muda yang siap mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi kepemiluan serta memperkuat budaya demokrasi di kalangan generasi muda.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi