Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banyuwangi Ajak Pelajar SMAN 1 Glagah Jadi Pemilih Cerdas, Jangan Tukar Suara dengan Uang

#

Bawaslu Banyuwangi hadir di SMAN 1 Glagah untuk membekali generasi muda menjadi pemilih cerdas dan berintegritas. Pesan tegas Untung Apriliyanto: jangan tukarkan suara dengan uang. Karena satu suara hari ini, menentukan pemimpin dan masa depan negeri.

Banyuwangi – Bawaslu Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Sosialisasi Konsolidasi Demokrasi di SMAN 1 Glagah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda tentang pentingnya demokrasi dan pemilu yang berintegritas.

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi (Datin) Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Untung Apriliyanto, mengajak para pelajar untuk memahami bahwa kualitas pemilu tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh pemilih dan peserta pemilu.

Untung menyampaikan, pemilu harus mampu menghasilkan pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, serta mampu menjalankan mandat yang diberikan oleh masyarakat.

Menurutnya, terdapat tiga elemen penting dalam pemilu, yakni pemilih, calon yang terpilih, dan penyelenggara pemilu. Ketiganya memiliki peran yang saling berkaitan dalam menentukan kualitas demokrasi.

“Jadilah pemilih yang baik. Jangan menentukan pilihan hanya karena uang. Suara kita memiliki nilai dan menentukan masa depan,” pesan Untung kepada para pelajar.

Ia menekankan, generasi muda sebagai calon pemilih harus mulai membangun kesadaran politik sejak dini. Pilihan dalam pemilu hendaknya didasarkan pada pertimbangan yang rasional, rekam jejak, integritas, serta kemampuan calon dalam menjalankan amanah, bukan karena iming-iming materi.

Melalui Sosialisasi Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Banyuwangi berharap para pelajar SMAN 1 Glagah tidak hanya memahami proses pemilu, tetapi juga tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

Demokrasi yang baik lahir dari pemilih yang sadar. Suara bukan untuk dijual, tetapi untuk menentukan masa depan.

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi