Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jatim Bahas Akurasi dan Sinkronisasi Data Pemilih

ayoawasibersama

by zoom meeting

Banyuwangi — Selasa (23/09/2025), Bawaslu Banyuwangi mengikuti forum koordinasi yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Timur bersama 38 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jatim melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dan penanggap, di antaranya: Dewita Hayu Shinta, A. Warits, Eka Rahmawati, Sanda Aditya Pradana, Nabrisi Rohid, Supriyanto, Agus Hariyanto, serta dimoderatori oleh Teja Rasa Adhi Wardana.

Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits, menegaskan bahwa persoalan data pemilih merupakan isu fundamental yang harus mendapat perhatian serius. “Mendiskusikan tentang pemilih berarti memastikan mereka yang benar-benar berhak sesuai undang-undang tidak kehilangan hak pilihnya pada pemilu mendatang,” ujarnya.

Isu utamadata pemilih dalam diskusi, setidaknya ada dua pokok persoalan yang disoroti:

  1. Kualitas dan Akurasi Data Masih ditemukan data pemilih meninggal yang tercatat, kesulitan mendeteksi pemilih pindah domisili, serta keterlambatan pencoretan data di Dukcapil akibat prosedur administrasi. Bahkan, terdapat indikasi di beberapa desa data pemilih meninggal sengaja tidak dihapus.

  2. Sinkronisasi Data Antar-Lembaga Koordinasi antara KPU, Bawaslu, dan Dukcapil dinilai belum optimal. Selain itu, perlu keterlibatan lembaga pendidikan untuk mendata pemilih pemula, serta rumah sakit dan instansi terkait untuk memastikan data pemilih meninggal tercatat dengan benar.

Langkah lanjutan melalui forum ini, Bawaslu Jawa Timur menekankan perlunya strategi konkret guna meningkatkan akurasi data dan memperkuat sinergi antar lembaga. Hal ini penting untuk menjamin daftar pemilih yang bersih, akurat, dan melindungi hak konstitusional masyarakat pada pemilu mendatang.

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi