Diskusi Humas-Datin “Cangkrukan Demokrasi” Bawaslu Jatim Seri ke-9 Tema: Pemanfaatan AI untuk Kehumasan dan Data Informasi; Membaca Peluang dan Tantangan
|
Banyuwangi, Senin 25 Agustus 2025, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi ikut serta dalam kegiatan Diskusi Rutin Cangkrukan Demokrasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur Seri ke-9 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (25/8). Tema yang diangkat kali ini adalah “Pemanfaatan AI untuk Kehumasan dan Data Informasi; Membaca Peluang dan Tantangan”.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 38 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu:
Dian Pratmawati (Kordiv SDMO, Diklat, dan Data Informasi Kota Mojokerto)
Vita Suci Rahayu (Kordiv SDMO, Diklat, dan Data Informasi Kota Pasuruan)
Mohda Alfian (Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas, Humas Kota Madiun)
Mohammad Hasbi Ash Shiddiqy (Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas, Humas Kota Malang)
Dalam sambutannya, Dwi Endah Prasetyowati, selaku Kordiv Humas dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang tetap konsisten mengikuti diskusi rutin meskipun sebagian sedang bertugas di luar daerah.
“Tidak terasa, kegiatan ini telah memasuki seri ke-9. Mudah-mudahan kita semua senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam mendukung pengawasan dan penyelenggaraan demokrasi di negeri kita tercinta,” ujarnya.
Beliau menekankan bahwa forum ini merupakan ruang bersama yang perlu terus dibenahi agar semakin bermanfaat. Ke depan, format kegiatan diharapkan bisa lebih dikembangkan, bahkan membuka peluang kolaborasi dengan pihak di luar Jawa Timur.
Lebih lanjut, Dwi Endah menilai tema diskusi kali ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan (AI), menjadi tren yang tidak hanya penting bagi lembaga Bawaslu, tetapi juga pemerintahan dan dunia usaha.
“Pertanyaannya, sejauh mana pemanfaatan teknologi ini efektif bagi lembaga kita? Apa kelebihan dan kekurangannya? Apakah mampu meningkatkan kinerja, atau justru membatasi kreativitas dan kemandirian kita?” tegasnya.
Diskusi yang dipandu oleh para narasumber diharapkan mampu menggali lebih dalam peluang sekaligus tantangan pemanfaatan AI dalam bidang kehumasan dan pengelolaan data informasi.
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat memberikan gagasan segar dan masukan penting bagi Bawaslu dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi