Lompat ke isi utama

Berita

Diskusi Humas Datin Cangkrukan Demokrasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur Seri ke-12 “Strategi Kehumasan dan Data Informasi dalam Menangani Fenomena Buzzer Demokrasi”

ayoawasibersama

by zoom meeting

 

Banyuwangi, Senin (15/09/2025) – Bawaslu Kabupaten Banyuwangi berpartisipasi dalam kegiatan Diskusi Humas dan Data Informasi Cangkrukan Demokrasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom Meeting. Diskusi seri ke-12 ini diikuti oleh perwakilan Bawaslu dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber:

  • Jagat Putradona – Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Jombang

  • Wiwin Riza Kurnia – Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Jember

  • Muhammad Hamdani – Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Kediri

  • M. Farid Achyani – Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Lamongan

Dalam laporan kegiatan, Riche Rahmawati Sumaka selaku Kabag Humas dan Datin Bawaslu Povinsi Jatim menyampaikan bahwa diskusi ini menekankan pentingnya strategi komunikasi publik dan pengelolaan data informasi dalam menghadapi fenomena buzzer yang marak di era digital.

Beberapa poin penting yang disampaikan narasumber:

  • Wiwin Riza Kurnia menyoroti peran media sosial berbasis konten sebagai ruang strategis edukasi publik serta pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh disinformasi.

  • Jagat Putradona menegaskan bahwa buzzer dapat menjadi tantangan serius bagi kepercayaan publik terhadap demokrasi. Humas Bawaslu harus menjaga transparansi, integritas, dan membangun komunikasi yang menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

  • Muhammad Hamdani menekankan pemanfaatan data informasi dalam menangani pelanggaran, termasuk identifikasi pola penyebaran isu yang dimainkan oleh buzzer.

  • M. Farid Achyani menambahkan bahwa kolaborasi, kecepatan respon, dan komunikasi efektif menjadi kunci menghadapi distorsi informasi yang berpotensi merusak proses demokrasi.

Diskusi yang berlangsung selama sekitar 2,5 jam ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan antar-Humas Bawaslu se-Jawa Timur. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Cangkrukan Demokrasi yang rutin digelar, dan akan direview di akhir tahun sebagai bahan evaluasi sekaligus perumusan strategi komunikasi Bawaslu ke depan.

Acara ditutup dengan harapan agar setiap Bawaslu kabupaten/kota semakin siap menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam merespons fenomena buzzer demokrasi yang berpotensi memengaruhi persepsi publik menjelang penyelenggaraan Pemilu.

 

 

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi