Strategi Humas-Datin Jadi Sorotan dalam Cangkrukan Demokrasi Seri ke-16
|
Banyuwangi, Senin (10/11/2025) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan Cangkrukan Demokrasi Divisi Humas dan Data Informasi (Datin) Tahun 2025 Seri ke-16 yang mengangkat tema “Strategi Humas-Datin dalam Menyemarakkan Literasi Digital kepada Masyarakat.” Kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 38 Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Acara dibuka dengan sambutan dari Koordinator Divisi Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah Prasetyowati. Dalam sambutannya, Dwi Endah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah memasuki seri ke-16 ini, sebagai bentuk konsistensi Divisi Humas dan Datin dalam menguatkan kapasitas komunikasi publik di lingkungan Bawaslu se-Jatim.
“Alhamdulillah, Bapak-Ibu semuanya, hari ini kita kembali bertemu dalam kegiatan Cangkrukan Demokrasi yang telah memasuki seri ke-16. Tak terasa, kegiatan ini hampir mencapai akhir dari rangkaian diskusi yang menjadi kolaborasi antara Divisi Humas dan Divisi Datin,” ujar Dwi Endah.
Dalam arahannya, Dwi Endah menekankan pentingnya strategi komunikasi publik berbasis digital di era informasi saat ini. Menurutnya, humas dan datin Bawaslu memiliki peran sentral dalam menyampaikan edukasi demokrasi dan kepemiluan kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi.
“Banyak strategi yang bisa dilakukan, antara lain dengan memperkuat kolaborasi dengan media massa, media sosial, hingga menjalin kemitraan formal melalui MOU atau MOA dengan berbagai pihak. Selain itu, pelatihan dan edukasi literasi digital kepada masyarakat juga penting untuk meningkatkan pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan,” jelasnya.
Dwi Endah juga menambahkan bahwa kerja sama dengan lembaga pendidikan menjadi langkah strategis dalam menyebarkan semangat literasi digital dan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.
“Kita bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi maupun sekolah menengah untuk memperkenalkan nilai-nilai pengawasan pemilu dan partisipasi publik. Salah satu contohnya adalah kerja sama Bawaslu RI dengan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), yang membuka akses hasil pengawasan agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan akademik dan masyarakat luas,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Dwi Endah berharap seluruh jajaran humas dan datin di kabupaten/kota semakin aktif dan inovatif dalam mengembangkan program komunikasi publik berbasis digital, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Bawaslu.
“Semoga diskusi kali ini memunculkan ide dan gagasan baru yang bisa menjadi masukan kebijakan bagi lembaga kita ke depannya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Cangkrukan Demokrasi Seri ke-16 resmi saya buka. Selamat berdiskusi dan semoga bermanfaat untuk kita semua dan masyarakat luas,” tutupnya.
Kegiatan Cangkrukan Demokrasi ini merupakan forum rutin yang digelar oleh Divisi Humas dan Datin Bawaslu Jawa Timur sebagai sarana berbagi praktik baik, memperkuat jejaring komunikasi, dan meningkatkan kapasitas kehumasan Bawaslu se-Jawa Timur.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Banyuwangi